Menjaga Kepercayaan dengan Pasangan MENJAGA hubungan rumah tangga agar senantiasa harmonis selaras visi yang telah disepakati memang tidak mudah, karena terdapat langkah-langkah yang harus ditempuh. Salah satu hal yang harus dipahami terlebih dahulu ialah saling menjaga rasa percaya dengan pasangan. Menurut Dra Clara Istiwidarum K, MA, CPBC, psikolog dari Jagadnita Consulting, untuk mempererat dan meneguhkan kepercayaan dengan pasangan itu melalui komunikasi yang terbuka. "Komunikasi itu dapat menjaga setiap tahap perkembangan dalam sebuah ikatan pernikahan. Dengan adanya komunikasi yang terbuka, akan membuat hubungan suami istri selalu termonitor," kata Clara melalui telepon genggamnya, Setelah komunikasi ini terbentuk, sebaiknya selalu mengingat masa lalu ketika kita memutuskan menikah dengan pasangan. Hal yang dilakukan adalah dengan saling mengingat mundur ke belakang pada masa-masa proses terbentuknya benih kasih sayang. Di mana dalam sebuah rumah tangga, terdapat beberapa tahap dalam hubungan dalam percintaan. Menurutnya, tahap pertama adalah tahap perkenalan. Pada tahap ini mulai terbentuk kesan pertama yang dilanjutkan dengan adanya interaksi. Kemudian dilanjutkan pada tahap kedua, dalam tahap ini terjadinya hubungan yang nyata antarpasangan, adanya saling ketergantungan, dan saling membuka diri. Dilanjutkan pada tahap ketiga yaitu tahap saling mempererat hubungan. Tahap keempat, merupakan tahap terjadinya perkembangan komitmen yang nyata. Saat di mana terjadi perubahan perasaan dan perilaku. Salah satu perubahan yang terjadi adalah meningkatnya rasa saling percaya. Saat inilah biasanya terbentuk komitmen dalam bentuk pernikahan. "Biasanya dalam tahap ini sudah tidak ada lagi saya dan kamu, yang ada adalah kita. Akhirnya terbentuklah sebuah tim dengan komitmen nyata, sebuah pernikahan," ungkap wanita ramah ini. Masih menurut Clara, setelah mengenal hubungan percintaan, selanjutnya kita harus memahami elemen apa saja yang ada pada kepercayaan. Agar kepercayaan itu tumbuh, kita harus dapat memahami karakter pasangan. Dengan mengetahui karakter pasangan, tidak ada lagi rasa khawatir adanya kemungkinan-kemungkinan pasangan melakukan hal-hal yang tak diduga. Hal ini tentu akan memberikan rasa nyaman. "Dengan mengetahui karakter pasangan, selain memperkuat kedekatan secara emosional juga akan memberi rutinitas yang positif," paparnya. Namun, agar hubungan senantiasa harmonis tidak dapat dilakukan oleh satu orang pasangan saja, kedua belah pihak harus melakukan langkah-langkah di atas. "Artinya pada saat kita merasa tidak cocok, kalau kita bisa merefleksikan diri bersama dengan saling introspeksi, hubungan harmonis dengan pasangan bukan hanya angan-angan semata," pungkasnya. Nah, agar hubungan tetap bahagia kunci utama yang harus ditempuh ialah selalu menjaga rasa saling percaya dengan pasangan, bukan?